PENGERTIAN PSIKOLOGI
Psikologi adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang perilaku dan pola pikir, yang berusaha mengendalikan peristiwa mental dan tingkah laku manusia.( mengacu pada pengertian dari George A. Miller, 1974:4)
RUANG LINGKUP PSIKOLOGI
1.Psikologi Umum (psikologi yg memepelajari kegiatan atau aktivitas psikis manusia pada umumnya yg normal dan beradab).
2.Psikologi khusus (psikologi yang mempelajari segi-segi kekhususan aktivatas psikis manusia) macam-macamnya:
a) Psikologi Perkembangan Yaitu psikologi yang membicarakan perkembangan psikis manusia dari masa bayi sampai tua, yang mencakup:
1. Psikologi anak (mencakup masa bayi)
2. Psikologi puber dan adolesensi (psikologi pemuda)
3. Psikologi orang dewasa
4. Psikologi orang tua
b) Psikologi sosial
Yaitu psikologi yang khusus membicarakan tentang tingkah laku atau aktifitas-aktifitas manusia hubungannya dengan situasi sosial.
c) Psikologi pendidikan
Yaitu psikologi yang menguraikan kegiatan-kegiatan manusia dalam hubungannya dengan situasi pendidikan . Misalnya, bagaimana dalam menarik perhatian agar dapat dengan mudah diterima.
d) Psikologi kepribadian dan tifologi
Yaitu psikologi yang khusus menguraikan tentang struktur pribadi manusia, mengenai tipe-tipe kepribadian manusia.
e) Psikopatologi
Yaitu psikologi yang khusus menguraikan mengenai keadaan psikis yang tidak normal (abnormal).
f) Psikologi kriminil
Yaitu psikologi yang khusus berhubungan dengan soal kejahatan atau kriminalitas.
g) Psikologi perusahaan
Yaitu psikologi yang khusus berhubungan dengan soal-soal perusahaan.
HUBUNGAN PSIKOLOGI DENGAN ILMU LAIN
1.Hubungan psikologi dengan sosiologi
Psikologi dengan sosiologi memiliki hubungan satu sama lain yaitu sama-sama mempelajari manusia beserta tingkah lakunya.
2.Hubungan psikologi dengan biologi
Baik biologi maupun psikologi sama-sama membicarakan manusia, pada segi-segi tertentu kedua ilmu ini ada titik pertemuan . misalnya soal keturunan, sifat,intelegensi, bakat, dll.
3.Hubungan psikologi dengan Ilmu Pengetahuan Alam
Metode ilmu pengetahuan alam mempengaruhi perkembangan meted dalam psikologi, karenanya para ahli beranggapan kalau psikologi ingin mendapatkan kemajuan haruslah mengikuti cara kerja yg di tempuh oleh ilmu pengetahuan alam.
4.Hubungan psikologi dengan ilmu filsafat
Manusia merupakan obyek dari filsafat yang antara lain membicarakan soal hakikat kodrat manusia, tujuan hidup dll. Psikologi masih tetap mempunyai hubungan dengan filsafat terutama menenai hal-hal yang menyangkut sifat hakikat serta tujuan dari ilmu pengetahuanitu.
5.Hubungan psikologi dengan Paedagogiek
Kedua ilmu ini hampir tidak dapat di pisahkan satu sama lain karena memiliki hubunga timbale balik, paedagogiek memberikan bimbingan hidup sedang psikologi menunjukkan perkembangan hidup manusia. Paedagogiek baru akan tepat sasaran, apabila dapat memahami langkah-langkah/ petunjuk psikologi
6.Hubungan psikologi dengan Agama
Psikologi dan agama sangat erat hubungannya, mengingat agama sejak turunya kepaa Rosul diajarkan kepada manusia dengan dasar-dasar yang disesuaikan dengan kondisi dan situasi psikologis juga. Tanpa dasar tersebut agama sulit mendapat tempat di dalam jiwa manusia.
KONSEP PSIKOLOGI DALAM AJARAN ISLAM
Agama adalah sandaran utama yang seharusnya kita pakai untuk membangun paradigma baru ilmu pengetahuan. Salah satu kesalahan yang dilakukan oleh perumus konsep manusia adalah mereka membangun konsep manusia itu dengan spekulatif. Lewat Al-Qur’an, Allah memberikan rahasia-rahasia tentang manusia.karenanya kalau kita ingin tahu manusia lebih nyata, benar dan sungguh-sunguh, maka Al-Qur’an( wahyu Allah ) adalah sumber yang layak di jadikan acuan utama dan tak pantas untuk di lupaka. Al-Qur’an adala kitab petunjuk, di dalamnya banyak terdapat rahasia mengenai manusia. Allah, sebagai pencipta manusia, tentunya tahu secara nyata dan pasti tentang siapa manusia.
Tugas utama manusia didunia ini, disamping sebagai hamba Allah, adalah sebagai khalifah dimu ka bumi(QS 2:30). Agar manusia dapat menjalankan tugas ke khalifahannya dengan sebaik-baiknya, maka manusia di lengkapi dengan potensi-potensiyang memungkinkannya dapat memikul tugas tersebut.
Ciri-ciri tersebut meliputi: mempunyai raga yang sebagus-bagus bentuk, baik secara fitrah, mempunyai ruh, mempunyai ruh, mempunyai kebebasan berkehendak, dan mempunyai akal.
Pada dasarnya sifat asal manusia adalah baik dan manusia selalu ingin kembali kepada kebenaran sejati (Allah ). Salah satu konsep yang menonjol berkenaan dengan masalah ini adalah fitrah. Fitrah manusia adalah mempercai dan mengakui Allah SWT sebagai tuhannya. Dorongan ini adalah (biologis) sifatnya. Ia ada sebelum manusia di turunkan ke bumi. Dari sini tampak jelas bahwa dalam diri manusia terdapat kesiapan alamiah untuk mengenal Allah dan MengesakanNya.
Dengan konsep fitrah ini, maka kita dapat mengatakan bahwa konsepsi islam tentang manusia berbeda bahkan bertentangandengan konsepsi psikologi barat. Secara diametral, pandangan islam bertentangan dengan pandangan bahwa manusia itu buruk sehingga tak memungkinkannya memperoleh pencerahan. Islam juga menolak anggapan bahwa ketika di lahirkan manusia dalam keadaan netral. Anggapan ini akhirnya berakibat munculnya pandangan bahwa kebaikan ataupun keburukan seseorang semata-mata ditentukan dan di kendalikan oleh lingkungannya. Tak ada kuasa bagi manusia untuk menolak sesuatu yang dak di kehendakinya. Konsepsi islam tentang fitrah ini juga tidak sesuai dengan pandangan bahwa manusia itu sepenuhnya baik dan dapat menjadi penentu tunggal bagi kehidupannya sendiri. Pandangan seperti ini megabaikan kebesaran dan kekusaan Tuhan.
No related posts.

hahahaha,,,,,,sip,,, turus up date,,,cek di titipi iklan ambek google,,,lek okeh pengunjunge,,,,