Bismillaahirrohmaanirrohiim

Oke yang sudah merasakan skripsi atau sedang menjalani masa skripsi atau TA setidaknya pernah mengalami hal-hal di bawah ini, yuk disimak :D

kepikiran skripsi

Kerja sambil kuliah

Sebenarnya sih bukan alasan ya kalo misalkan kerja jadi hambatan untuk menyelesaikan skripsi. Hanya saja kadang kita sering gak bisa ngatur waktu dengan baik. Kadang kerjaan udah bikin kita capek, skripsi pun jadi terabaikan. Ya bisa dibilang resiko juga soalnya skripsi itu juga membutuhkan waktu khusus untuk diselesaikan. Kalo kita semangat dan bisa memanajemen waktu dengan baik, dua-duanya bisa jalan beriringan walau tenaga juga harus ekstra banget.

Tidak suka atau tidak cocok dengan topik skripsinya

Saya bilangnya skripsi itu kayak jodoh lho. Kalo misalkan klop kita bisa ngerjain dengan fun, tapi misalkan gak ya ujung-ujungnya mesti uring-uringan, KDRT dengan laporan disobek-sobek atau laptop dibantingin. Hehe, gak selebay itu sih cuma sebelum ambil skripsi ya sesuaikan dengan bidang yang kita kuasai. Kalaupun misalnya itu gak bisa, setidaknya jangan ambil yang terlalu jauh di atas kemampuan kita biar walaupun gak suka setidaknya kita masih bisa ngerjain. Parahnya kalo udah gak minat, kemampuan kita juga gak nyampe dengan topiknya. Bisa ditebak, bakalan lebih sering ditinggalin daripada dikerjain. Gak selesai-selesai deh.

Hiburanmu mengalihkan skripsimu

Memasuki masa skripsi biasanya jadwal kuliah sudah ada atau tinggal hitungan jari aja, otomatis bisa dipastikan tiap minggu kita libur panjang alias gak ke kampus. Godaan mahasiswa biasanya terlena dengan waktu luang ini. Biasanya di isi dengan main game, jalan-jalan, tidur, ngopi, dan sebagainya. Salah sih gak tapi biasanya kalo udah kena hal-hal seperti itu skripsi jadi lupa dikerjain dan waktunya juga gak terasa, tahu-tahu udah satu semester aja jalan sia-sia. Makanya, kita harus rela korbanin itu semua atau setidaknya meminimalisir kegiatan itu supaya bisa fokus skripsi. Kuatlah dan tabahlah dengan ajakan teman.

Malas

Malas ini udah penyakit bawaan manusia tapi biasanya muncul karena beberapa faktor yang mempercepat keluarnya sifat malas. Bisa karena hiburan tadi, gak cocok dengan tema, gak bisa ngerjain, bosan, stress, pengaruh lingkungan, atau kombinasi dari hal-hal itu. Kalo setiap hari malas ngerjain skripsi ya jelas gak selesai-selesai toh. Kalo gitu kita harus bisa menempa diri biar malas itu musnah.

Tapi ada kalanya beberapa point di atas sudah jauh-jauh dari kita dan kita tiap hari juga udah fokus sama skripsi tapi kok skripsi gak selesai-selesai? Ada beberapa faktor x yang mempengaruhinya, diantaranya:

Ditinggal dosen

Ada beberapa kasus mahasiswa ditinggal pembimbingnya keluar kota terlalu lama atau bahkan keluar negeri sehingga mahasiswa susah sekali untuk bimbingan. Sekalinya bimbingan kadang ada tambahan macem-macem lalu ditinggal lagi. Dilematis sih, beberapa mungkin mencoba bertahan atau malah ganti pembimbing. Untuk ini saya belum bisa ngasih komentar banyak :D

Kompleksitas penelitian

Kompleksitas di sini saya maksudkan adalah hal-hal mengenai penelitian itu. Banyaknya data yang diolah, ketersediaan instrumen penelitian, sample, dan faktor lainnya. Belum lagi kalau misalkan data yang dihasilkan salah atau tidak sesuai harapan bisa-bisa penelitian diulang lagi sehingga membutuhkan perpanjangan waktu. Biar tidak terjadi hal ini, tetaplah fokus dan cermat dalam penelitian, dan manfaatkan informasi sebaik mungkin,

Sakit

Sakit itu suka datang tiba-tiba. Bisa karena kelelahan, wabah sesuatu, atau kecelakaan. Kadang sakit ini membutuhkan waktu yang cukup lama untuk proses penyembuhan. Saran saya sih, jaga kesehatan saja. Kalo misalkan sudah terlanjur sakit ya jangan memaksakan diri mengerjakan skripsi. Membebani proses penyembuhan sama halnya dengan memperpanjang waktu yang dibutuhkannya. Lebih baik istirahat, dan jika sudah sembuh baru kembali pada skripsi.

Maaf jika agak berlebihan karena ini juga sekalian melepas kejenuhan dalam masa-masa skripsi. Semoga menginspirasi :D

No related posts.

« »