Tag Archive: command line


Kemaren iseng-iseng download film dokumenter tentang Teleskop Hubble karena ane penasaran sama teleskop legendaris itu :D File Download ternyata dipecah menjadi dua bagian dan di situsnya dibilangin kalo digabungin pake software HJSplit. Tapi berhubung ane pake Linux ya gak bisa juga gabungin pake software yang running under Windows. Setelah googling sebentar jawabannya adalah pake perintah CAT (Bukan kucing lho ya :D ).

Caranya gampang kok, cukup ketikkan perintah ini di terminal:

cat file_001 file_002 file_xxx > file_gabungan

File_001, file_002, file_xxx adalah file pecahan yang ingin kita gabung, tanda “>” adalah untuk menuliskan output file hasil gabungan, dan beri nama file yang kalian inginkan untuk output-nya. Oiya jangan lupa ekstensi file sertakan juga.

Kalo punya ane View full article »

Oke kawan, kali ini kita akan maen-maen dengan database MySQL. Yang dibahas adalah tentang Back Up dan Restore database, atau kita bisa nyebut juga dengan eksport dan import database. Sebenrnya fitur eksport dan import ini sudah ada dan penggunaannya mudah jika menggunakan aplikasi phpmyadmin. Dengan menggunakan phpmyadmin maka kita tinggal klik saja dan semudah itu kita bisa melakukan back up dan restore. Lalu gimana kalo kita hanya dihadapkan dengan mode konsol seperti server-server? Ambil saja ubuntu server sebagai contohnya, yang ada hanya kursor berkedip dan kita kebanyakan pada bingung kudu ngapain (termasuk ane :D ).

Langsung aja deh kita bahas yang untuk eksport atau back up database.

Standardnya aturan untuk melakukan back up adalah sebagai berikut:

mysqldump -u [username] -p[password] [nama_database] > nama_file_backup.sql

jadi implementasinya adalah sebagai berikut:

mysqldump -u root -prahasia database1 > /home/didik/database1.sql

yang dimaksud dengan /home/didik/database1.sql adalah PATH tempat penyimpanan file database1.sql tadi. Berarti file database1.sql disimpan di direktori /home/didik. PATH tersebut berlaku untuk sistem operasi LINUX, kalau pake Windows ya tinggal menyesuaikan. Path tersbut bisa menjadi C:\User\didik\Documents\

Nah, lalu kalo mau import database perintah yang digunakan adalah sebagai berikut:

mysql -u [username] -p[password] [nama_database] < file_database.sql

Jadi bisa diimplementasikan sebagai berikut:

mysql -u root -prahasia database1 < database1.sql

seperti biasa file database1.sql tadi juga diperhatikan letak direktorinya. Kalo ada dalam satu direktori tidak perlu menuliskan path secara lengkap. Oia, perlu diperhatikan juga penggunaan tanda < atau > karena kalau salah dalam memakai tanda tersebut bisa terjadi hal yang tidak diinginkan. Ane pernah gara-gara harusnya pakai tanda < untuk import database malah pakai tanda > alhasil file back up ane isinya jadi gak kayak semula.

Sebenernya masih banyal perintah menyangkut dumping database MySQL ini, berbagai macam parameter disediakan guna digunakan sesuai dengan kebutuhan. Berhubung ane lagi rada gak enak badan jadi disambung lain kali aja :D .