Benteng Ilmu

Sebuah Blog pejaga ilmu dari rusaknya zaman

Tutorial Pembuatan dan Manajemen Tabel Database Dengan PostgreSQL 9.1

Oktober18

Berikut ini tutorial pembuatan dan manajemen tabel database dengan menggunakan PostgreSQL 9.1 :

1. Langkah pertama , pastikan Anda telah menginstall PostgreSQL 9.1 dengan benar sehingga dalam langkah selanjutnya Anda tidak kesulitan . Jika sudah benar, tampilkan SQL Shell (psql) dan masukkan username dan password yang telah Anda gunakan sewaktu menginstall PostgreSQL 9.1 (perlu diketahui, PostgreSQL 9.1 jika diinstall di windows akan langsung memiliki akun windows yang otomatis terbuat saat menginstallnya dan jika pernah diun-install maka akun ini akan tetap ada dan Anda tinggal mengisikan password yang lama saat menginstallnya, namun jika Anda lupa passwordnya maka bisa berakibat install ulang untuk membersihkan akun windows beserta password PostgreSQL 9.1). Jika semuanya lancar maka akan muncul tampilan sebagai berikut :

2. Selanjutnya untuk membuat tabel, terlebih dahulu kita buat databasenya, sebagai contoh kita buat database dengan nama db_database ketikkan: create database db_siakad;  selanjutnya akan muncul tampilan seperti ini :

3. Untuk mempermudah pengoperasian tabel bisa dengan mengetikkan \c db_siakad; supaya yang kita lihat nantinya hanya di seputar database db_siakad saja

4. Kemudian untuk membuat tabel harus memperhatikan tata cara sebagai berikut :

  • tabel harus memiliki primary key yang bersifat unik (selalu berbeda pada tiap baris) dan not null (wajib diisi)
  • struktur querynya yakni : CREATE TABLE [NAMA TABEL] ([NAMA KOLOM] [SPASI] [TIPE DATA] [SPASI] [KETERANGAN] , [NAMA KOLOM] [SPASI] [TIPE DATA] [SPASI] [KETERANGAN]);
  • untuk menambahkan primary key, bisa dengan menambahkan PRIMARY [SPASI] KEY [SPASI] (NAMA  KOLOM)); pada akhir keterangan kolom sehingga querynya menjadi seperti ini CREATE TABLE [NAMA TABEL] ([NAMA KOLOM] [SPASI] [TIPE DATA] [SPASI] [KETERANGAN] , [NAMA KOLOM] [SPASI] [TIPE DATA] [SPASI] [KETERANGAN],PRIMARY [SPASI] KEY [SPASI] (NAMA KOLOM));

5. Untuk melihat struktur dalam tabel , bisa dilakukan dengan mengetikkan \d nama tabel

6. Lantas cek tabel yang ada dengan menggunakan \d saja

7. Untuk menghapus tabel, gunakan query DROP TABLE [SPASI] [NAMA TABEL];

diatas terlihat bahwa tabel_mahasiswa yang sebelumnya ada menjadi hilang setelah query DROP TABLE TABEL_MAHASISWA; diketikkan.

8. PosgrSQL 9.1 memiliki query khusus unuk memanipulasi dan merubah kolom bahkan menghapus atau menambahkan kolom. Terdapat ALTER TABLE untuk memanipulasi tabel, penjelasannya adalah sebagai berikut:

  • Dalam mengganti nama tabel gunakan query: ALTER TABLE [NAMA TABEL ASAL] RENAME TO [NAMA TABEL BARU];

  • Sedangkan untuk mengganti nama kolom gunakan query: ALTER TABLE [NAMA TABLE] RENAME COLUMN [NAMA KOLOM ASAL] TO [NAMA KOLOM BARU] ;

  • Untuk menambah kolom dalam tabel, gunakan query: ALTER TABLE [NAMA TABEL] ADD COLUMN [NAMA KOLOM] [SPASI] [TIPE DATA] [SPASI] [KETERANGAN];

  • Lalu untuk menghapus kolom dalam tabel, gunakan query: ALTER TABLE [NAMA TABEL] DROP COLUMN [NAMA KOLOM];

  • Menambahkan primary key suatu tabel juga bisa dilakukan dengan menggunakan query   ; ALTER TABLE [NAMA TABEL] ADD PRIMARY KEY ([NAMA KOLOM]);

9. Terdapat tabel khusus yang bernama temporary table atau tabel sementara yang fungsinya hanya menampung data pada kondisi login, dan tabel ini akan terhapus secara otomatis ketika logout. Struktu beserta query temporary tabel yakni: CREATE TEMPORARY TABLE [NAMA TABEL] ([NAMA KOLOM] [SPASI] [TIPE DATA] [SPASI] [KETERANGAN] , [NAMA KOLOM] [SPASI] [TIPE DATA] [SPASI] [KETERANGAN]);

pada tampilan di atas terdapat 10 tabel termasuk temporary tabel namun jika kita menutup SQL Shell dan kemudian membuka lagi maka yang kita dapatkan  adalah:

tabel tabel_login yang menjadi tabel temporary menjadi menghilang karena sifatnya yang sementara.

10. Terdapat perintah GRAND dan REVOKE yang menentukan izin akses suatu tabel pada user. GRANT berarti perintah untuk memberikan akses pada user tertentu atau semua user yang terdapat pada PostgreSQL untuk mengakses suatu tabel. Sedangkan REVOKE berarti perintah untuk mencabut hak akses pada user tertentu atau semua user yang terdapat pada PostgreSQL untuk mengakses suatu tabel.

Untuk mencoba perintah ini terlebih dahulu buat user baru yang masih belum memiliki akses tabel.

selanjutnya kita coba hak akses user tersebut

ternyata user ini tidak dapat mengakses tbl_matkul, lalu pada superuser postgres ketikkan perintah GRANT pada user nur untuk mengakses tbl_matkul. Querynya yaitu: GRANT ALL ON TABLE [NAMA TABEL] TO [NAMA USER];

hasilnya user bisa mengakses tbl_matkul

kemudian ketikkan perintah REVOKE untuk mencabut kembali hak akses tabel, querynya adalah: REVOKE ALL ON TABLE [NAMA TABEL] FROM [NAMA USER];

hal ini membuat user kembali tidak dapat mengakses tabel.

Demikian penjelasan saya kurang lebihnya mohon maaf , semoga bermanfaat, Amin.

posted under Desain Basis Data

Email will not be published

Website example

Your Comment:

CAPTCHA Image Refresh Image