Category: Fisika Bumi


Apakah batuan itu keras? jawabannya iya. apakah batuan itu elastis? mungkin anda akan menjawab tidak, karena saya yakin anda tidak bisa menarik ujung-ujung batuan dengan tangan anda. hehe. tapi ternyata batuan itu bersifat “elastis”. ingat, elastis! berarti dia punya sifat seperti karet gelang yang biasa anda temui sebagai pembungkus makanan (pengalaman anak kos).

Iya, sifat elastis batuan ini dikemukakan oleh Pak Reid melalui teorinya yang sangat terkenal yaitu teori “elastic rebound”. Teori ini menyatakan bahwa batuan akan mengalami perubahan bentuk ketika dikenai sebuah gaya, namun ketika gaya itu sudah lewat, batuan akan kembali ke keadaan semula, karena batuan memiliki daya yang dinamakan daya dukung batuan.

Lalu kenapa kok bisa kembali lagi setelah dikenai gaya? Jawabannya adalah daya dukung batuan lebih besar dari gaya yang mengenai batuan tersebut. dari sinilah teori ini dinamakan teori elastic rebound. Lalu masalahnya bagaimana jika daya dukung batuan itu lebih kecil dibandingkan dengan gaya yang dikenakan pada batuan? Tepat sekali, batuan akan mengalami patah. Dalam bidang seismologi, dinamakan sesar. Sesar inilah yang biasanya menjadi penyebab gempa-gempa.

Fisika Batuan

bagi-bagi tuliasan ah, mumpung lagi longgar  waktunya..
belajar tentang fisika bumi, berarti kita berpikir dan mempelajari tentang karakteristik bumi dan segala isinya. kita awali dengan belajar dasar fisika bumi..

kita kenal dulu fisika batuan, yang sehari-hari kita lihat dengan mata telanjang. banyak jenis dan macam batuan di bumi, dan masing jenis tersebut memiliki karakteristik juga.  dalam dunia akademis dan industri, pelajaran fisika batuan ini sering dikaitkan terhadap dunia pertambangan dan juga eksplorasi, eksploitasi. mengapa demikian?

salah satu jawabannya adalah karena sifat batuan, bisa memberitahukan profit dan tidaknya sebuah tambang. kalau di sini kita belajar fisika batuan, maka sifat yang dipelajari adalah sifat fisika batuan.

sifat batuan itu ada bermacam-macam, jika dilihat dari kacamata fisika, sifat regang, sifat resistif, sifat magnetis, sifat kekompakan batuan, dan lain sebagainya. dan untuk mengetahui sifat-sifat batuan tersebut, dalam fisika, khususnya geofisika terdapat 4 dasar metode, yang nantinya bisa menjadi banyak metode pengembangan dari metode dasar tersebut. 4 metode tersebut adalah, metode geolistrik, metode geomagnetik, metode grafitasi, dan metode seismik.

untuk penjelasan 4 metode, kita sambung nanti saja.