Sejarah dan Perkembangan Teologi Islam Pada Periode Pra Klasik

Periode Teologi Islam (Tauhid/Kalam) terbagi dalam;

  1. Periode Pra Klasik (610-650 M)
  2. Periode klasik (650-1250 M),
  3. Periode pertengahan (1250-1800 M)
  4. Periode modern (1800 dan setererusnya)

Periode Pra Klasik (610-650 M)

    1. a. Fase Pembentukan Agama (610-622 M)

Teologi pada fase ini berada pada masa hidupnya Nabi Muhammad SAW , yaitu teologi yang masih satu,. Teologi pada masa kepemimpinan Rasulullah SAW  yang masih satu, dibawah tuntunan nabi Muhammad SAW yang secara langsung mendapatkan bimbingan Wahyu dari Allah yang disampaikan oleh malaikat Jibril, belum ada aliran-aliran yang lain.

Pada fase ini Rasulullah SAW masih berada di Makkah dan belum hijrah ke Madinah. Pada masa di Makkah Rasulullah SAW hanya mempunyai fungsi sebagai kepala agama dan tidak mempunyai fungsi kepala pemerintahan.

  1. b. Fase Pembentukan Negara (622-632)

Fase ini masih berada pada masa hidupnya Rasulullah SAW dan bertempat di Madinah. Fase ini dimulai dari Hijrahnya Nabi Muhammad SAW ke Madinah pada tahun 622 M. Adapun di Madinah, Nabi Muhammad SAW disamping menjadi kepala agama juga menjadi kepala pemerintahan.

  1. c. Fase Praekspansi (632-650 M)

Teologi pada fase ini berada pada masa Khulafa’ Ar Rosidin. Yaitu dimulai dari wafatnya Nabi Muhammad SAW pada tahun 632 M. Khulafa’ ar Rosyidin merupakan pemimpin umat Islam setelah Nabi Muhammad SAW wafat, yaitu pada masa pemerintahan Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib, dimana sistem pemerintahan yang diterapkan adalah pemerintahan yang demokratis.

Category: Teologi Islam
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>