Category: Tak Berkategori


1. LIKE

LIKE digunakan ketika kita ingin mencari sebuah data yang hanya diwakili oleh salah satu atau

lebih hurufnya saja. Misalkan kita ingin mencari nama yang huruf awalnya  R, maka kita harus

menggunakan  LIKE.  Berikut adalah tabel contoh  kasus penggunaan LIKE :

a.       Kasus Diawali dengan huruf A, berarti Operatornya [LIKE „A%‟]

Contoh :

b.      Kasus Diakhiri dengan huruf A, berarti Operatornya [LIKE „%A‟]

Contoh :

c.       Kasus Huruf A pada posisi ke dua, berarti Operatornya [LIKE „_A%‟]

Contoh :

d.      Kasus Diawali dengan huruf A dan mengandung huruf I, Operatotnya [LIKE „A%I%‟]

Contoh :

e.      Kasus Tidak diawali dengan huruf A, berarti Operatornya [NOT LIKE „A%‟]

Contoh :

Berikut struktur SQL untuk pencarian data menggunakan LIKE :

SELECT * FROM [NAMA TABEL] WHERE [NAMA KOLOM] LIKE „[OPERATOR]‟;

2. UNION, EXCEPT dan INTERSECT

Hasil dari dua buah query dapat dikombinasikan dengan menggunakan UNION, EXCEPT

atauINTERSECT.

a.       UNION

UNION digunakan untuk menggabungkan hasil dua buah query menjadi satu kolom. Berikut

Tabel yang dibuat bahan contoh bahasan dibawah ini :

SELECT  [NAMA KOLOM]  FROM [NAMA TABEL]  UNION SELECT  [NAMA KOLOM]

FROM [NAMA TABEL];

Contoh :

b.      EXCEPT

Digunakan untuk menampilkan hanya query pertama saja, sedangkan hasil query kedua dan

yang sama dengan hasil query kedua tidak akan ditampilkan. Berikut adalah struktur query

penggunaan EXCEPT :

SELECT [NAMA KOLOM] FROM [NAMA TABEL] EXCEPT SELECT [NAMA KOLOM] FROM

[NAMA TABEL];

Contoh :

c.       INTERSECT

hanya akan menampilkan seluruh isi dari data yangmemiliki kesaman diantara hasil kedua

query tersebut. Berikut struktur query penggunaan INTERSECT :

SELECT [NAMA KOLOM] FROM [NAMA TABEL] INTERSECT SELECT [NAMA KOLOM]

FROM [NAMA TABEL];

Gambar Tabel Acuan

1.  Tampilkan data mahasiswa dengan nama dari kolomnya berupa nomor identitas, nama

depan, nama belakang.

2.  Tampilkan nama mahasiswa fakultas saintek yang berjenis kelamin laki-laki.

3.  Tampilkan nama mahasiswa fakultas saintek atau berjenis kelamin laki-laki.

4.  Suatu tabel mahasiswa terdapat 10 baris data mahasiswa. Tampilkan data mahasiswa dari

nomor 3 sampai dengan 5.

5.  Tampilkan semua data mahasiswa yang namanya mempunyai awalan huruf “a”.

6.  Tampilkan semua data mahasiswa yang namanya mempunyai akhiran “o” dan huruf ke-3

dari nama tersebut terdapat huruf “i”.

7.  Tampilkan nomor fakultas di tabel mahasiswa dengan nomor harus tidak ada yang sama

dari baris pertama sampai akhir.

8.  Tampilkan data mahasiswa setidaknya 3 baris.

9.  Tampilkan data mahasiswa dengan persyaratan, jika jenis kelaminnya “L” maka tertulis

laki-laki dan bila “P” maka tertulis perempuan.

10. Buatlah tabel dengan nama organ_dalam dan organ_luar sebagai berikut :

a.  Tabel organ_dalam

Nomor  Nama

1  Jantung

2  Paru-paru

3  Tenggorokan

b.  Tabel organ_luar

Nomor  Nama

1  Hidung

2  Mata

3  Tenggorokan

Tampilkan data dari kedua tabel tersebut menggunakan :

a. UNION

b. EXCEPT

c. INTERSECT

SQL injection adalah jenis aksi hacking pada keamanan komputer di mana seorang penyerang bisa mendapatkan akses ke basis data di dalam sistem. SQL injection yaitu serangan yang mirip dengan serangan XSS dalam bahwa penyerang memanfaatkan aplikasi vektor dan juga dengan Common dalam serangan XSS.

SQL injection exploits dan sejenisnya adalah hasil interfacing sebuah bahasa lewat informasi melalui bahasa lain . Dalam hal SQL injection, sebuah bahasa pemrograman seperti PHP atau Perl mengakses database melalui SQL query. Jika data yang diterima dari pengguna akhir yang dikirim langsung ke database dan tidak disaring dengan benar, maka yang penyerang dapat menyisipkan perintah SQL nya sebagai bagian dari input.

Setelah dijalankan pada database, perintah ini dapat mengubah, menghapus, atau membeberkan data sensitif.Lebih parah lagi jika sampai ke sistem eksekusi kode akses yaitu mematikan database itu sendiri, sehingga tidak bisa memberi layanan kepada web server.

Cara pencegahan SQL INJECTION

  1. Batasi panjang input box (jika memungkinkan), dengan cara membatasinya di kode program, jadi si cracker pemula akan bingung sejenak melihat input box nya gak bisa diinject dengan perintah yang panjang.
  2. Filter input yang dimasukkan oleh user, terutama penggunaan tanda kutip tunggal (Input Validation).
  3. Matikan atau sembunyikan pesan-pesan error yang keluar dari SQL Server yang berjalan.
  4. Matikan fasilitas-fasilitas standar seperti Stored Procedures, Extended Stored Procedures jika memungkinkan.
  5. Ubah “Startup and run SQL Server” menggunakan low privilege user di SQL Server Security tab.

1). Memasukkan Data
Sebuah data dapat dimasukkan ke dalam tabel menggunakan perintah INSERT.
Namun hal yang perlu  diperhatikan yaitu struktur tabel yang akan digunakan untuk
memasukkan data.  Sebagai contoh memasukkan data ke dalam tabel dengan nama
identitas :
INSERT INTO mahasiswa VALUES (12, ‘edi’, ‘malang’, ’0856453428′);

Contoh :

2). Menampilkan data

Dalam database, perintah SQL untuk menampilkan data sebuah tabel bisa
menggunakan SELECT. Berikut struktur SQL untuk penampilan data :
SELECT * FROM [NAMA TABEL];

Contoh :


Jika ingin menampilkan keseluruhan kolom suatu tabel bisa menggunakan tanda
asterisk (*) untuk mengganti  nama kolom.  Kemudian, bila ingin menampilkan
berdasarkan baris bisa menggunakan perintah WHERE  yang diletakkan dibelakan nama
tabel dan isikan nama kolom beserta kata kunci sebagai dasar dari pencarian baris. Untuk
lebih jelasnya berikut struktur perintah SQL nya :
SELECT [NAMA KOLOM] FROM [NAMA TABEL] WHERE [NAMA
KOLOM] = [KATA KUNCI];

Contoh :

3). Menghapus Data
Pada  database PostgreSQL, DELETE digunakan untuk menghapus data pada
sebuah tabel. Berikut Struktur yang digunakan :
DELETE FROM [NAMA TABEL] ;
Arti dari struktur diatas yaitu menghapus semua baris data dari nama tabel yang
tertulis. Namun bisa juga digunakan penghapusan berdasarkan spesifikasi baris atau baris
tertentu saja. Berikut Strukturnya :
DELETE FROM [NAMA TABEL] WHERE [NAMA KOLOM] = [KATA KUNCI];

Contoh :

4). Modifikasi Data
Dalam memodifikasi database bisa menggunakan perintah UPDATE. Berikut

contoh struktur SQL untuk memodifikasi data pada kolom tertentu berdasarkan

baris  tertentu :

UPDATE [NAMA TABEL] SET [NAMA KOLOM] = [ISI DATA] WHERE
[NAMA KOLOM] = [KATA KUNCI];

contoh :

GRANT dan REVOKE

Pada saat membuat tabel pada user tertentu maka hanya user tersebut dan user postgres

yang dapat mengakses tabel itu. Namun jika kita ingin agar tabel yang telah  dibuat pada

user kita dapat diakses oleh user tertentu atau semua user yang berada pada PostgreSQL,

maka semua itu dapat dilakukan dengan perintah GRANT. Jika ingin mencabut hak akses

kita bisa menggunakan perintah REVOKE.

Berikut struktur penggunaan GRANT  untuk semua hak akses :

GRANT ALL ON TABLE [NAMA TABEL] TO [NAMA USER];

Contoh :

Berikut struktur penggunaan REVOKE untuk semua hak akses :

REVOKE ALL ON TABLE [NAMA TABEL] FROM [NAMA USER];

Contoh :

Struktur query untuk menghapus salah satu hak akses, misalnya UPDATE :

REVOKE UPDATE ON TABEL [NAMA TABEL] FROM [NAMA USER];

Contoh :

Struktur query untuk memberi salah satu hak akses, misalnya DELETE :

GRANT DELETE ON TABEL [NAMA TABEL] TO [NAMA USER];

Contoh :


1.  Buatlah sebuah tabel dengan nama identitas dan dengan nama fieldnya

Nama  Tipe data  Keterangan  :

Ide_id  Int4  Not Null

Ide_namaDepan  Varchar(10)

Ide_namaBelakang  Varchar(10)

Ide_tgl_lahir  Date

Ide_lsnikah  Bool

Ide_alamat  Text

2.  Buatlah sebuah tabel lagi dengan nama pegawai dan nama field sama dengan tabel

identitas.

3.  Hapus kolom “ide_alamat” dan tampilkan struktur dari tabel pegawai tadi.

4.  Tambahkan kolom “ide_pekerjaan” dan tampilkan struktur tabel pegawai.

5.  Ubah nama tabel pegawai menjadi pekerja kemudian ubah  nama kolom “ide_pekerja”

menjadi “ide_alamat” dan tampilkan.

6.  Berikan Primary key pada tabel pekerja. Kemudian tampilkan struktur tabel.

7.  Hapus tabel identitas.

8.  Buat temporary tabel dengan nama mahasiswa_sementara  dan tampilkan tabel atau

strukturnya.

Kemudian log out user dan login kembali dan periksa kembali keberadaan

tabel temporary tadi.

9.  Hapus semua hak akses tabel tertentu kepada salah satu user yang telah dibuat dan

lakukan pengecekan.

Kemudian berikan semua hak akses kembali dan lakukan

pengecekan kembali.

10. Hapus hak akses SELECT tabel tertentu kepada salah satu user dan lakukan pengecekan.

11. Buatlah tabel 3 tabel dengan struktur sebagai berikut  dengan menerapkan turunan atau

inheritance dalam pembuatannya:

a). Nama table Kota

Kot_nama  Text

Kot_populasi  Float

b). Nama table Kabupaten

Kab_kode_daerah  Char(2)

c). Nama table Desa

Kot_pariwisata  Varchar(40)

12. Buatlah tabel Mahasiswa, Fakultas dan Jurusan. Buat  hubungan antar tabel dari ketiga

tabel tersbut.

1.  Gunakan tabel mahasiswa yang telah dibuat pada bab 2. Kemudian masukkan 2 data lengkap

mahasiswa sebagai berikut :

a) Nim : 12, Nama : edi, Alamat : malang, N0.Telp : 0856453428.

b) Nim : 13, Nama : sinta, Alamat : jogja, No.Telp : 0813347565675.

c) Nim : 14, Nama : luki, Alamat : ponorego, No.Telp : 082576568798.

2.  Tampilkan data mahasiswa berupa nim dan nama.

3.  Tampilkan data mahasiswa berdasarkan nim salah satu mahasiswa. Sehingga yang muncul hanya

salah satu data mahasiswa.

4.  Tampilkan  data mahasiswa,  fakultas  dan jurusan. Ambil berdasarkan nim, nama mahasiswa,

nama fakultas, nama jurusan.

5.  Hapus data mahasiswa yang memiliki nim : 13

6.  Ubah data berupa alamat : solo dan no.telp : 0857688788 yang memiliki nim 12

7.  Tampilkan data mahasiswa yang memiliki nim < 14 dan urutkan dari besar ke kecil.

SEMUA TUGAS 1-7, YANG DIGABUNG MENJADI SATU :

1. Langkah pertama klik START, trus cari sql ktik 2 kali.

2. Setelah muncul sql dibawah ini, klik ENTER.

3. kemudian tulis postgres pada database [postgres], terus tekan ENTER.

4. kemudian tulis postgres lagi pada username [postgres], lalu tekan ENTER, terus masukan Password

pada postgres. lalu tekan ENTER lagi.

5.  Lalu tulis \c , lalu tekan ENTER lagi.

6. kemudian ketik CREATE USER, dan ketik user yang dipakai, seumpama “10650106″, terus diakhiri dengan ;

contoh CREATE USER “10650106″.

7. Kemudian ketik  CREATE DATABASE, dan masukan database yang akan digunakan, seumpama

“10650106″ terus di akhiri dengan dengan ;

Contoh : CREATE DATABASE “10650106″; kemudian tekan ENTER.

Rancangan DataBase (Siakad)

TUGAS ALGORITMA

TUGAS 1

ALGORITMA DAN FLOWCHART

Pendahuluan

Beberapa langkah dalam prosen pembuatan suatu program atau software :

  1. Mendefinisikan masalah dan menganalisanya

Langkah awal yang harus dilakukan adalah mengidentifikasikan masalah antara lain tujuan dari pembuatan program, parameter-parameter yang digunakan, fasilitas apa saja yang akan disediakan oleh program. Kemudian menentukan metode atau algoritma apa yang akan diterapkan untuk menyelesaikan masalah tersebut dan terakhir menentukan bahasa program  yang digunakan untuk pembuatan program.

  1. Merealisasikan dengan langkah-langkah berikut :

Secara umum, struktur suatu program terdiri dari beberapa bagian yaitu :

  1. Input

Bagian ini merupakan proses untuk memasukkan data ke komputer melalui device yang ada misalnya keyboard, mouse, scanner dll. Program melakukan proses membaca data yang akan diolah dari device tersebut.

  1. Output

Bagian ini merupakan proses untuk menampilkan data yang telah diolah, melaporkan hasil pegolahan data melalui device seperti monitor, printer dll. Program melakukan proses mencetak data ke device tersebut.

  1. Proses Pengolahan Data

Bagian ini merupakan proses mengolah data yang diinputkan dengan nenerapkan metode-metode, teknik-teknik, algoritma-algoritma yang ada. Proses ini menghasilkan data output yang akan dioutputkan kepada pengguna program.

  1. Penyimpanan Data

Bagian ini merupakan proses menyimpan data dalam memori atau device penyimpanan data seperti disket, harddisk, CD dll.

Berikut ini adalah blok diagram struktur dari suatu program secara umum.

Algoritma

Algoritma adalah urutan langkah-langkah logika yang menyatakan suatu tugas dalam menyelesaikan suatu masalah atau problem.

Contoh : Buat algoritma untuk menentukan apakah suatu bilangan merupakan bilangan ganjil atau bilangan genap.

Algoritmanya :

  1. Bagi bilangan dengan bilangan 2
  2. Hitung sisa hasil bagi pada langkah 1.
  3. Bila sisa hasil bagi sama dengan 0 maka bilangan itu adalah bilangan genap tetapi bila sisa hasil bagi sama dengan 1 maka bilangan itu adalah bilangan ganjil.

Flowchart

Flowchart adalah gambaran dalam bentuk diagram alir dari algoritma-algoritma dalam suatu program, yang menyatakan arah alur program tersebut.

Berikut adalah beberapa simbol yang digunakan dalam menggambar suatu flowchart :

Dari contoh algoritma di atas tentang menentukan apakah suatu bilangan adalah bilangan ganjil atau bilangan genap, flowchart dari program adalah sebagai berikut :

TUGAS 2