Film TANDA TANYA kurang LOGIS | Sinopsis Film Tanda Tanya | film Hanung Bramantyo

April 13th, 2011 by Selamet Hariadi | Posted under Bahan Bacaan.

Ini adalah tulisan lanjutan yang kemarin tentang  Cerita Tidak Logis Film “TANDA TANYA” yang saya ambil dari sahabat saya (cek tulisannya di facebook) untuk sebagai pelajaran buat kita semua. Meski banyak kurangnya karena ketidak logisan cerita film ini, ternyata banyak juga penontonnya. Semoga Tulisan ini dan sebelumnya menjadi pelajaran bagi kita setelah menonton sehingga tak mengambil mentah-mentah ikhwal cerita yang sebenarnya kurang cocok. Kalau Tanggapan KH Kholil Ridwan: “Setelah menyaksikan langsung film yang disutradarai Hanung secara utuh, saya mendapatkan kesan, aroma pluraslisme agama yang sangat menyengat dalam film ini,” Menurut Cholil, pluralisme yang dibolehkan dalam Islam adalah pluralisme sosiologis. Itulah yang dikenal dengan pluralitas. Misalnya saja umat Islam sudah semestinya hidup berdampingan dengan orang Kristen dan umat agama lain, tanpa harus mengorbankan keyakinannya. “Jadi yang namanya kerukunan dan toleransi itu tidak boleh mengorbankan keyakinanya,” tukas Kiai Cholil mengingatkan. (Silahkan cek Video-nya di Youtube)

=

Film Tanda Tanya garapan Hanung Bramantyo agaknya semakin hari semakin banyak menuai kritik pedas, khususnya dari umat Islam. Kecerobohannya dalam menggambarkan arti pluralisme dan toleransi justru membuat sebagian masyarakat jadi tidak simpati. Maksud baik yang ingin ia sampaikan melalui film ini malah menimbulkan kontroversi bagi sebagian kalangan yang kritis, khususnya ketika ditampilkan dalam adegan per adegan. Walaupun ada beberapa tokoh Islam yang mengatakan jangan hanya melihat sepotong-sepotong adegan dari film itu, lihatlah secara utuh pesan positif yang ingin disampaikan. Tapi pada kenyataannya eksekusi adegan per adegan yang ditampilkan justru melahirkan kontroversi yang berkesan “membaguskan” satu pihak dan “menjelekkan” merugikan pihak yang lain. Salah satu contoh kasus adalah diprotesnya film ini oleh Banser NU karena dianggap melecehkan peran Banser. Nah, ini hanyalah sebagian kecil dari kontroversi lainnya yang jauh lebih besar dan penting untuk dicermati. Oleh karena itu saya sangat heran ketika justru ada pejabat dan tokoh Islam yang menganggap film Tanda Tanya ini layak diapresiasi dan PERLU DITONTON GENERASI MUDA ???

Inilah kelanjutan catatan saya yang kemarin (http://www.facebook.com/notes/zulkifli-dm/ketidaklogisan-film-tanda-tanya-menurut-kaca-mata-saya-bagian-1/10150206190091974) mengenai kejanggalan / ketidaklogisan film Tanda Tanya yang bertebaran mulai dari awal sampai akhir film.

7.       Ada adegan seorang janda yang baru saja berpindah agama dari Islam ke Katolik, mengajak anaknya  makan di restoran Cina tempat Menuk bekerja. Ia memesan makanan yang tidak mengandung babi. Si anak adalah seorang Muslim.  Si Ibu tahu babi di Islam diharamkan, oleh sebab itu ia  meminta Menuk untuk menyiapkan makanan yang mengandung daging ayam bukan babi

KEJANGGALAN :  Kalau janda ini memang pernah jadi Muslimah dan paham bahwa Islam mengharamkan babi, lantas buat apa dia mengajak anaknya makan di restoran Cina yg jelas2 menunya Babi ? Sudah begitu, yang dia pesan menu ayam bukan babi.  Kelihatan sekali adegan ini sengaja dimunculkan untuk menunjukkan betapa si ibu sudah yg murtad ini tetap menghargai umat Islam, walapun itu anaknya sendiri yg Muslim.

8.       Digambarkan pemilik restoran sangat menghormati umat islam, ketika bulan puasa ia memerintahkan pegawainya untuk menutup jendela retorannya dg kain.  Justru anaknya yang marah2 dan menolak karena terbukti  rumah makannya jadi sepi dan omzetnya turun drastis.

KEJANGGALAN : Memangnya ada pengaruhnya bulan puasa dengan bulan tidak puasa bagi rumah makan yang menjual menu utama babi ?  Apalagi  sudah jelas segment pasar rumah makan ini kalangan Tionghoa non Muslim.  Memangnya sbrapa besar omzetnya bisa  terpengaruh sementara pembelinya 90 persen non Muslim.  Justru logikanya restorannya akan semakin laris krn restoran lain pada tutup. Di adegan ini penonton secara tidak sadar digiring untuk berkesimpulan bahwa memang benar terbukti bulan puasa memang merugikan bagi bisnis rumah makan Cina.  Buktinya memang sepi dalam adegan itu. Adegan ini nampaknya sengaja WAJIB DIMUNCULKAN untuk menunjukkan betapa besar toleransi si ayah trhapd Islam dibanding si anak.

9.       Dlm film ini suami Menuk (Soleh) adalah seorg Muslim (taat ?), berjenggot, yg jadi pengangguran.  Dlm suatu adegan diperlihatkan ia tiba2 meminta istrinya utk bercerai saja darinya. Ia merasa gagal sebagai suami. Ia mengatakan ini dengan penuh emosi di depan rumah makan di mana istrinya bekerja sehingga pengunjung dan pemilik restoran bisa mendengar  apa yg terjadi antara Soleh dan Menuk. Setelah Soleh pergi, Menuk tdk bisa menahan kesedihannya. Ia menangis. Pemilik restoran dan si janda yang murtad menghibur kesedihannya.

KEJANGGALAN : Yang sangat nyata dan gamblang,  mana ada seorang muslim taat membiarkan istrinya yg notabene muslimah (yg taat pula) untuk bekerja di rumah makan yg menjual masakan babi. Kalaupun ada rasanya 1 : 100 juta. Memangnya gak ada tempat kerja lain ?? Berikutnya, buat apa si suami tiba-tiba menyempatkan datang ke tempat kerja si istri hanya untuk mengungkpakan kegagalannya sebagai suami dan meminta agar pernikahannya diakhiri ? Terlalu didramatisir. Memangnya gak ada tempat lain buat menyelesaikan masalah rumah tangga kok sampai milih tempat di depan rumah makan orang ? Dugaan saya, yang pasti tidak meleset, adegan ini dipaksakan HARUS ADA agar bisa memunculkan adegan berikutnya yaitu bagaimana mereka yang non muslim begitu toleran dan mau menghibur hati Menuk yang lagi gundah.

10.       Tokoh janda beranak satu (Rika) yang digambarkan baru saja pindah dari Islam ke Katolik  harus menghadapai konflik dengan si anak yang masih kecil dan juga ibunya berkaitan dengan kepindahan agamanya. Namun Rika tetap bisa bersikap bijaksana sebagai seorang ibu. Ia tidak memaksa anaknya untuk mengikutinya, bahkan ia mau memilihkan makanan halal buat anaknya, mengantar ke mesjid untuk ngaji dan sebagainya.  Bahkan saat anaknya selesai makan sahur , ia masih bisa mengajarkan doa niat berpuasa.

Dalam rangka memperdalam keimanannya trhdp agama barunya ia diminta oleh Romo di gerejanya untuk menuliskan bagaimana sih menurut dia Tuhan yang ia kenal.  Romo yangh diperankan oleh aktor Dede Utomo membacakan dengan bijak  di depan jemaat yang lain tulisan Rika. Rika menuliskan Tuhan itu Allah, Ar-Rahman, Ar Rahim

KEJANGGALAN : Tidak logis sama sekali, seorang yang diminta untuk menulis tentang Tuhan oleh seorang Romo di dalam ruangan gereja kok malah menuliskan sifat2 Allah mnrt Islam (Asma’ul Husna).  Sebodoh2nya mantan Islam, gak akan mungkin sebodoh itu. Justru ia akan berusaha memberi  jawaban yang  sesuai dengan agama baru yang dia anut. Jawaban seperti itu cari perkara namanya. Gak logis. Adegan ini hanya untuk menunjukkan betapa bijaksananya dan tolerannya  si Romo yang mau mengerti konsep KeTuhanan Rika yang lama.

11.       Tokoh Agus Kuncoro yang berperan sebagai Surya digambarkan sebagai seorang Muslim yang bercita2 menjadi bintang film. Tetapi selama ini ia hanya mendapat peran-peran kecil saja alias figuran. Dalam kondisi keuangan yang seret, ia harus menghadapi omelan si Ibu Kost, seorang muslimah berjilbab, yang terus  menagih uang kostnya dan meremehkan kondisinya.  Ibu kost ini digambarkan sbg seorang yang sangat nyinyir walaupun dari mulutnya sering keluar nasehat2 beraroma keagamaan.

KEJANGGALAN : Walalupun dalam kenyataan barangkali ada sosok ibu kost seperti ini, tapi terasa sekali adegan ini sengaja dimunculkan untuk memperkuat dan memperjelas bahwa biarpun orang itu berjilbab, suka berbicara tentang agama, tapi pada kenyataannya ia lebih banyak tidak bisa menjaga perkataan dan perbuatannya. Hanung menggambarkan secara ekstrem sekali  sosok hitam putih tokoh2nya, termasuk ibu pemilik kost berjilbab ini.

12.       Suatu ketika gereja di mana Rika (mantan Muslim) beribadah akan mengadakan pertunjukkan drama dalam rangka Paskah. Rika teringat Surya sahabat muslimnya untuk diajak bermain di drama ini. Tujuannya satu, ingin membantu sahabatnya menjadi pemeran utama, karena selama ini Surya sering hanya menjadi pemain figuran saja. Di drama itu Surya ditawari peran sebagai YESUS !

Pada mulanya sebagai Muslim Surya ragu karena harus bermain drama di gereja dan memerankan tokoh Tuhan Yesus. Ia berkonsultasi dengan ustadznya (David Chalik) di masjid. Ternyata si Ustadz justru mendorongnya untuk menerima peran sebagai Yesus itu. Menurut si ustadz hal itu tidak menjadi masalah asalkan tidak dimasukkan hati alias hatinya tetap Islam.

KEJANGGALAN Inilah kejanggalan yang PALING MENYOLOK dan SANGAT TIDAK MASUK AKAL !!

Pertama : apakah sudah sedemikian sulitnya mencari jamaat gereja itu sendiri untuk berperan sebagai Yesus kok sampai harus menggunakan umat lain untuk memerankannya ? Sangat tidak logis dan dipaksakan sekali. Tujuan adegan ini bisa diduga hanya untuk menunjukkan betapa tolerannya mereka terhadap umat lain, bahkan sampai untuk peran Yesuspun rela diberikan ke orang Islam. Padahal dalam kenyataannya apakah mungkin sampai segitunya ? Lagi2 perbandingannya  1 : 10 juta.

Kedua : Betapa bodohnya si Rika sebagai mantan Islam kok malah menawarkan sahabatnya (pacar?)yang Islam untuk berperan sebagai Tuhan barunya ? Bukankah ini sama saja membangunkan macan tidur ? Tidak masuk akal !

Ketiga : Sangat tidak masuk diakal, hanya karena iming2 menjadi pemeran utama (mungkin juga duit), lantas seorang Muslim sprti Surya mau menerima tawaran peran sebagai Yesus. Okelah kalau hnya berperan sebagai figuran atau pemeran pembantu (plus duit) mungkin bisa jadi ada Muslim yang bersedia. Tetapi untuk menjadi Tuhan Yesus, waah… maksa banget !!!  Main di gereja lagi !! Keliatan banget penulis skenario tidak memahami bagaimana Islam. Ia, sekali lagi,  hanya sekedar ingin menunjkkan betapa tolerannya umat non Muslim dan…betapa bodohnya umat Islam sampai mau2nya menerima tawaran itu.  Dan lebih bodoh lagi, dlm kenyataannya,  si pemeran film Agus Kuncoro yang notabene muslim dan identik sebagai actor yg sering memerankan tokoh muslim yg taat,  kok mau2nya memerankan adegan itu ? Ahh, paling alasannya tuntutan profesionalitas.  Lagian, toh ia tidak benar2 memerankan dirinya sebagai Yesus, tetapi hanya berperan sebagai tokoh Surya yang ditawari peran menjadi Yesus. Jadi bukan jadi Yesus beneran. Hanya tokoh fiksi yang disuruh jadi Yesus…. (mbulet.com)

Keempat : Kalau memang ada ustadz yang seperti diperankan David Khalik, ada 2 kemungkinan saja. Satu : Ustadz ini benar2 bodoh atau, Dua : ustadz ini memang bermasalah. Titik.

BERSAMBUNG

ahmad dahlan, anshor, banser,banser nu, biografi hanung bramantyo, cerita tidak logis film tanda tanya, download film, download film free, film, film bioskop, film blue, film hanung bramantyo, film indonesia, film tanda tanya, foto tanda tanya, gambar tanda tanya, hanung, hanung budya, jero wacik, ketua gp anshor, kh. ahmad dahlan, logo banser, logo tanda tanya, menbudpar, muhammadiyah, nahdlatul ulama, sinopsis film tanda tanya,synopsis film tanda tanya, tanda tanya, yenny wahid, zaskia dan hanung, youtube, youtube download, download di youtube, www. youtube, youtube music, cara mendownload youtube, youtube Indonesia

rujukan:  http://selamethariadi.wordpress.com/2011/04/13/film-tanda-tanya-kurang-logis-sinopsis-film-tanda-tanya-film-hanung-bramantyo/

shareseriale

Social Bookmarking

Bookmark and Share

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Comments

7,521 Responses to “Film TANDA TANYA kurang LOGIS | Sinopsis Film Tanda Tanya | film Hanung Bramantyo”
  1. Neko says:

    Saya sependapat dengan Anda soal pemeranan Yesus oleh seorang muslim. Yang bermasalah saya rasa adlah ustadznya. Sy mencba tetap berkhusnudzan dengan berpikir si ustadz menngatakan hal itu mungkin karena dia sendiri tidak bisa membantu masalah finansial jamaahnya (si Surya). Tapi tetap aneh sih… Lebih aneh lagi karena kata teman saya si David Chalik ini udah liqo lho, apa dia nggak berkonsultasi dengang murobbinya ya waktu mau memerankan adegan itu…

  2. Whatever course you decide upon, there is ever somebody to tell you that you are amiss. There are ever difficulties arising which entice you to consider that your critics are proper. But our service will support you at anywhen to write your essay. I commend youdissertation writing that will assist you in your university life. We will support you to get up and become a prosperous student!

  3. Cheap beats says:

    Fascinating post, thanks. Would you clarify the first part in more detail please?Many many thanks to the useful post.

  4. video sexe says:

    Tv sex amateur partouse amateurs

Do you have any comments on Film TANDA TANYA kurang LOGIS | Sinopsis Film Tanda Tanya | film Hanung Bramantyo ?