Soal UN atau Soal Ujian Nasional dibuat sedemikian rupa sehingga memenuhi kriteria sebagai alat evaluasi yang layak diujikan kepada peserta ujian nasional (UN). Dari tahun ke tahun soal UN mengalami perkembangan, baik dalam materinya ataupun teknis penyajiannya. Dalam materinya setiap tahun Pemerintah (Kemdikbud) akan meng-update kisi-kisinya sesuai dengan kurikulum di satuan pendidikan tertentu. Sedangkan dari segi teknik penyajiannya, soal UN misalnya diberikan dalam bentuk paket-paket yang berbeda. Mulai dari 2 Paket, yang berlaku semenjak UN digelar, kemudian pada tahun 2012 ditambah menjadi 5 paket untuk SMP/MTs dan SMA/MA, dan rencana Pemerintah untuk tahun 2013 soal UN akan dibuat sebanyak 20 Paket untuk jenjang SMA/MA (mungkin juga jenjang SMK). Semua itu ditingkatkan semata-mata untuk meningkatkan mutu hasil ujian nasional.

Jenis Soal UN

Dengan mengacu kepada Kisi-kisi UN 2013, kami menyampaikan bahwa soal UN untuk setiap jenjangnya adalah sebagai berikut :

Jenjang UN SMA/MA

Program IPA

1. Bahasa Indonesia
2. Matematika
3. Bahasa Inggris
4. Biologi
5. Kimia
6. Fisika

Program IPS

1. Bahasa Indonesia
2. Matematika
3. Bahasa Inggris
4. Sosiologi
5. Geografi
6. Ekonomi

Program Bahasa

1. Bahasa Indonesia
2. Matematika
3. Bahasa Inggris
4. Sastra Indonesia
5. Sejarah Budaya/Antropologi
6. Bahasa Asing yang Dipilih siswa

Program Keagamaan

1. Bahasa Indonesia
2. Matematika
3. Bahasa Inggris
4. Fikih
5. Hadits
6. Tafsir

UN SMK

1. Bahasa Indonesia
2. Matematika
3. Bahasa Inggris
4. Teori Kejuruan
5. Praktik Kejuruan

UN SMP / MTs

1. Bahasa Indonesia
2. Matematika
3. Bahasa Inggris
4. IPA

UN SD/MI

1. Bahasa Indonesia
2. Matematika
3. IPA

Soal UN disusun oleh Penyelenggara ujian nasional Tingkat Pusat, dimana mereka menyusun kisi-kisi soal berdasarkan Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) dalam Standar Isi satuan pendidikan dasar dan menengah sesuai dengan Permen Nomor 22 tahun 2006, dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. mengidentifikasi SK dan KD Mata Pelajaran dari setiap mata pelajaran yang diujikan berdasarkan SK dan KD pada Standar Isi;
2. menyusun kisi-kisi soal UN dengan melibatkan dosen, guru, dan pakar penilaian pendidikan;
3. melakukan validasi kisi-kisi soal UN dengan melibatkan dosen, guru, dan pakar penilaian pendidikan;
4. menetapkan kisi-kisi soal UN yang digunakan sebagai acuan dalam penyusunan soal UN pada Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun Pelajaran 2011/2012.

Penyiapan Bahan UN

1. Penyelenggara UN Tingkat Pusat menyiapkan 25% butir soal dengan cara mengidentifikasi dan memilih butir-butir soal dari bank soal nasional sesuai dengan kisi-kisi soal UN Tahun 2012/2013.
2. Penyelenggara UN Tingkat Provinsi menyiapkan 75% butir soal dan merakit Master Naskah Soal, dengan langkah-langkah sebagai berikut:
a. Menyusun 75% butir soal sesuai dengan kisi-kisi soal UN Tahun 2012/2013;
b. merakit Master Naskah Soal UN dengan cara menggabungkan 25% butir soal yang disiapkan Penyelenggara UN Tingkat Pusat dan 75% butir soal yang dibuat Penyelenggara UN Tingkat Provinsi;
c. menata perwajahan (lay out) Master Naskah Soal.
3. Penyelenggara UN Tingkat Provinsi dalam menyiapkan soal UN melibatkan:
a. dosen perguruan tinggi
b. guru-guru yang berasal dari kabupaten/kota dan telah berpengalaman serta mendapatkan pelatihan penulisan soal dari Puspendik.
c. ahli penilaian pendidikan
4. Jumlah butir soal dan alokasi waktu UN adalah sebagai berikut:
5. Pengiriman 25% butir soal UN dari Penyelenggara UN Tingkat Pusat
a. Penyelenggara UN Tingkat Pusat mengirimkan 25% butir soal UN kepada Penyelenggara UN Tingkat Provinsi disertai Berita Acara.
b. Penyelenggara UN Tingkat Provinsi menerima dan memeriksa soal UN dari Penyelenggara UN Tingkat Pusat, dengan ketentuan sebagai berikut:
1) mengecek 25% butir soal UN sesuai dengan rincian mata pelajaran yang diujikan;
2) mengisi dan menandatangani Berita Acara Serah Terima dengan saksi dari Dinas Pendidikan dan Kanwil Kementerian Agama Provinsi;
c. Penyelenggara UN Tingkat Pusat mengirimkan Naskah Soal UN ke Sekolah Indonesia di luar negeri melalui koordinasi Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
6. Soal UN terdiri atas satu paket soal.

Untuk mendownload soal ujian nasional (Soal UN) yang cukup lengkap sebagai contoh, silakan anda bisa mengunduhnya di sini http://www.unsd.org/2012/09/soal-un.html

1. Soal UN SD / MI
2. Soal UN SMP / MTs
3. Soal UN SMK
4. Soal UN SMA / MA
5. Soal UN Teori / Praktik Kejuruan untuk SMK
6. Soal UN paket A, B, dan C

Contoh desain soal ujian nasional (UN) :

Contoh Soal Teori Kejuruan UN SMK

Teknik Pemesinan

1. Pada saat melakukan pekerjaan pada mesin bubut agar tidak tejadi hal-hal yang tidak diinginkan akibat tumpahan minyak pelumas atau air pendingin, maka kita harus memakai alat pelindung ….
A. sarung tangan
B. kaca mata
C. baju kerja
D. sepatu kerja
E. topi kerja

2. Pada saat melakukan pekerjaan pada mesin gerinda, untuk melindungi operator mesin dari percikan bunga api akibat penggerindaan, maka pada mesin gerinda biasanya dipasang alat pengaman dinamakan ….
A. tombol pengaman
B. kaca mata
C. baju kerja
D. kaca pelindung
E. magnit

3. Untuk memeriksa obyek ukur dari suatu produk atau komponen mesin yang dibuat dalam jumlah banyak dengan toleransi yang telah diketahui, maka alat ukur yang tepat digunakan adalah ….
A. mistar baja
B. kaliber batas (go dan not go )
C. mikrometer
D. jangka sorong
E. mistar panjang

4. Pengerasan baja termasuk heat treatment disebut juga penyepuhan, saat penyepuhan logam baja dipanaskan sampai temperatur tertentu kemudian didinginkan dengan cepat di dalam ….
A. alkohol
B. udara bebas
C. minyak
D. air
E. larutan garam

5. Pada saat melaksanakan pengeboran untuk bahan baja, maka mata bor yang harus kita gunakan adalah yang memiliki sudut puncak ….
A. 118°
B. 125°
C. 130°
D. 135°
E. 140°

Agribisnis Perikanan

1. Bila saat praktek terjadi kecelakaan kerja, maka yang pertama kali dilakukan adalah ….
A. memberi pertolongan beramai-ramai
B. menenangkan diri dan pasien
C. meminta pertolongan
D. mengosongkan ruangan
E. membereskan alat praktek

2. Syarat lokasi usaha budidaya yang termasuk aspek ekonomi adalah ….
A. dekat dengan pasar
B. dekat dengan sumber air
C. jauh dari pabrik/polusi
D. sebagai lapangan kerja warga
E. kemiringan lokasi

3. Jenis penyakit yang menyerang ikan air tawar dengan ciri-ciri kondisi tubuh dipenuhi dengan bintik putih yaitu ….
A. ichtyopthyrius sp
B. learnea sp
C. trichodina sp
D. dactylogyrus sp
E. bakteri aeromonas sp

4. Ciri-ciri benur /benih udang windu yang baik adalah ….
A. ukuran seragam, warna transparan, kemerahan dan tidak pucat, bergerombol jika terkena sinar, diam jika di kejutkan, melawan arus
B. ukuran beragam, warna pucat, bergerombol jika terkena sinar, melenting jika di kejutkan, melawan arus
C. ukuran seragam, warna transparan, coklat tua dan tidak pucat, bergerombol jika terkena sinar, melenting jika di kejutkan, terbawa arus
D. ukuran seragam, warna transparan, kecoklatan dan tidak pucat, melenting jika di kejutkan, melawan arus
E. ukuran beragam, warna transparan, coklat hitam dan tidak pucat, berpencar jika terkena sinar, melenting jika di kejutkan, melawan arus

5. Diketahui luas kolam 0,25 ha akan ditebar nener dengan padat tebar 25 ekor/m2, maka jumlah nener yang ditebar adalah ….
A. 625 ekor
B. 6250 ekor
C. 62500 ekor
D. 625000 ekor
E. 6250000 ekor

Demikian info soal UN kami sampaikan dengan maksud membantu siswa di Indonesia dan siswa di sekolah Indonesia yang berada di luar negeri, semoga bermanfaat, Amin Ya Rabbal Alamin!