Logam baja dikenal sebagai bahan yang relatif kuat dan tahan terhadap kondisi alam jika dibandingkan dengan bahan lainnya seperti kayu atau bahan dari tumbuhan lainnya. Karena sifatnya yang kuat dan tahan lama tersebut masyarakat sering memanfaatkan bahan logam baja untuk membuat berbagai peralatan atau perkakas yang memang membutuhkan kekuatan dan daya ketahanan.

200806209

Namun, di tangan insan-insan kreatif, selain kekuatan dan daya tahannya itu bahan logam baja bisa dibuat menjadi produk kerajinan yang sangat indah dan memiliki nilai estetika yang sangat tinggi. Di tangan para seniman itulah, bahan baja yang memiliki kesan kuat dan tahan lama dapat dikombinasikan dengan sentuhan nilai seni dan kreatifitas dalam menciptakan desain orisinil yang mutakhir sehingga diperoleh produk hiasan interior bermutu tinggi.

Ide untuk memanfaatkan bahan baja yang kuat dan tahan lama itu ditangkap sebagai peluang bisnis baru oleh sekelompok anak muda yang tergabung dalam ‘Skala 6’, sebuah Industri Kecil Menengah (IKM) yang mengkhususkan diri dalam memproduksi hiasan interior dari logam baja lembaran.

Skala 6 sendiri pada awalnya merupakan unit usaha yang didirikan oleh enam orang anak muda yang telah bersahabat sejak mereka menjadi mahasiswa di Jurusan Teknik Arsitektur Universitas Pancasila, Jakarta. Setelah lulus kuliah tahun 1998, mereka langsung mendirikan usaha yang pada awalnya bergerak di bidang properti sebagai pengembang/kontraktor rumah tinggal pribadi. Mengingat kondisi perekonomian nasional yang sedang lesu akibat krisis ekonomi ketika itu, Skala 6 pun mulai mengalihkan lini bisnisnya ke bisnis desain interior pada tahun 2002, kemudian terhitung mulai tahun 2004 mulai betul-betul menggarap kegiatan produksi barang kerajinan hiasan interior.

2008062016

Material berupa besi/baja lembaran pun menjadi pilihan Skala 6 yang personilnya kini tinggal dua orang, yaitu suami-istri GS Adeasmara dan Nova M. Napitupulu. Bahan besi/baja lembaran sengaja dipilih dengan pertimbangan bahwa selama ini tidak ada atau sangat jarang pengusaha kerajinan hiasan interior menggarap material besi/baja lembaran sebagai bahan utama.

Selain memanfaatkan besi/baja lembarang dengan ketebalan mulai dari 0.6 mm sampai 1 mm, Skala 6 juga memanfaatkan bahan logam besi lainnya seperti filter oli bekas pakai untuk pembuatan produk hiasan interior dengan desain tertentu.

Dalam pembuatan produk hiasan interiornya, Skala 6 kini lebih banyak menggunakan warna gelap. Pemilihan warna gelap tersebut sengaja dilakukan karena berdasarkan pengalaman sebelumnya ternyata kalangan konsumen lebih menyukai warna-warna gelap untuk bagian yang terbuat dari logam. Namun demikian, Skala 6 tetap menggunakan bahan pendukung berupa fabric (kain tenun) yang berwarna-warni untuk menimbulkan kontras sekaligus sebagai pengimbang warna gelap pada bagian logam. Kain tenun dimaksud biasanya berupa kain belacu, serat kayu atau kain damas.

“Perbedaan warna yang cukup kontras antara bagian logam dan bagian fabric sengaja diciptakan untuk menimbulkan kesan kontras dan anggun. Kesan itu, makin diperkuat dengan adanya cahaya lampu listrik dari bagian dalam hiasan interior itu yang sengaja kami buat pada setiap produk hiasan interior kami,” kata Nova.

2008062025

Sambutan dari kalangan konsumen terhadap produk hiasan interior buatan Skala 6 ternyata cukup besar. Hal itu terbukti dengan banyaknya pesanan pembuatan produk hiasan interior berbahan besi/baja lembaran ini. Bahkan, pembeli yang datang pun tidak hanya dari dalam negeri tetapi juga dari luar negeri.

Sudah banyak kalangan ekspatriat yang bertugas di Indonesia memesan pembuatan produk hiasan interior kepada Skala 6. Beberapa diantara mereka ada juga yang sudah melakukan repeat order untuk memenuhi selera seni mereka atau untuk dijual kembali sebagai bisnis sampingan mereka.

Walaupun produk hiasan interiornya banyak diminati konsumen, namun Nova mengaku sampai saat ini Skala 6 baru melakukan kegiatan pemasaran di pasar lokal, khususnya melalui kegiatan pameran di dalam negeri. Kendati demikian, dari kegiatan pameran di dalam negeri itu sempat diperoleh beberapa order untuk ekspor, baik melalui pembeli langsung di luar negeri maupun melalui agen yang ada di Indonesia. Beberapa pengiriman ekspor yang pernah dilakukan diantaranya ke Malaysia, Singapura, Slovenia dan Prancis.

Dengan dibantu 10 orang pegawai, saat ini Skala 6 memiliki kapasitas produksi kerajinan hiasan interior sebanyak 200 pieces per bulan dengan konsumsi besi/baja lembaran ukuran 1`,2 m x 2,4 m rata-rata sekitar 50-75 lembar. Dalam kondisi banyak pesanan, Skala 6 biasanya menambah jumlah pegawai menjadi 16 orang sehingga kapasitas produksi bisa meningkat menjadi 400 pieces per bulan.

2008062033

Hingga saat ini, Skala 6 telah menciptakan lebih dari 300 desain produk hiasan interior berbasis material besi/baja lembaran. Beberapa pembeli, khususnya pembeli dari luar negeri, sering kali membawa desain sendiri, namun ada juga pemesan yang minta didesainkan khusus untuk produk yang mereka inginkan. Biasanya produk hiasan interior dengan desain khusus itu hanya dibuat beberapa unit saja (limited edition) sesuai dengan permintaan si pemesan.

Menurut Nova, produk hiasan interior dari bahan besi/baja lembaran memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan produk hiasan interior lainnya. Pertama, pemain di industri kerajinan tersebut masih relatif sangat sedikit sehingga kompetitornya terbatas. Kedua, produk hiasan interior tersebut mengambil bentuk modern (umumnya berupa silinder memanjang) yang dipadukan dengan ornament berupa pola-pola ukiran tradisional sehingga dihasilkan kombinasi yang indah dan menarik. Ketiga, material logam besi/baja lebih kuat dan tahan lama serta pemeliharaannya sangat mudah dan murah.

“Keunggulan lainnya, walaupun terbuat dari logam besi-baja lembaran yang terkesan berat tetapi kuat dan tahan lama, namun produk hiasan interior kami sebetulnya cukup ringan karena terbuat dari lembaran logam yang cukup tipis. Karya seni tersebut kini banyak diminati konsumen karena merupakan trend baru di dunia seni. Selain itu, produk hiasan interior dari logam ini menjadi alternatif atau pilihan baru bagi konsumen yang mungkin sudah jenuh dengan model-model produk hiasan interior yang ada selama ini,” demikian Nova.

Sumber : Majalah Kina (No.1-2008) Departemen Perindustrian RI